Tragedi Berdarah di Bandung Kidul: Mantan Ipar Nekat Habisi Nyawa Wanita di Dalam Mobil

Tajuk Barito – Jalan Sekelimus Tengah, Kelurahan Batununggal, Kota Bandung mendadak gempar setelah seorang wanita muda bernama Nanda Tritami Raina (26) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di dalam mobilnya, Sabtu (9/5). Pelaku penyerangan brutal tersebut diduga kuat adalah mantan kakak ipar korban, Cecep Muktar Maulana (30).
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Hamzah (40), peristiwa maut ini terjadi saat hari sudah gelap. Pelaku awalnya mengadang laju mobil putih milik korban di tengah jalan. Meski korban sempat tidak mau berhenti, pelaku nekat menabrakkan diri ke kendaraan tersebut hingga mobil terhenti paksa. Saat itulah pelaku merangsek masuk ke dalam kabin dan melakukan penusukan secara membabi buta.
“Korban sempat berteriak minta tolong. Saat saya dekati, pelaku sempat bilang jangan ikut campur karena ini masalah keluarga. Tapi saya lihat sudah banyak darah, saya langsung panggil warga dan polisi,” ungkap Hamzah, Senin (11/5).
Motif dibalik aksi keji ini diduga kuat karena pelaku merasa sakit hati. Kabarnya, pelaku berniat untuk rujuk dengan mantan istrinya (kakak korban), namun merasa selalu dihalangi oleh korban. Selain itu, pelaku disebut sering kesal karena sang mantan istri kerap mengadu kepada korban jika terjadi perselisihan.
Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo, menjelaskan bahwa pelaku datang ke lokasi menggunakan angkutan kota untuk mencari anak dan mantan istrinya. Namun, ia justru bertemu dengan korban hingga terjadi percekcokan hebat. Dalam kondisi emosi yang meluap, pelaku menghujamkan pisau dapur sebanyak empat hingga lima kali ke arah dada korban.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat diam di lokasi dan menyatakan rasa puasnya sebelum akhirnya diringkus oleh petugas dari Polsek Bandung Kidul yang tiba kurang dari lima menit setelah kejadian.
Nanda yang merupakan warga Sumedang dan bekerja di sebuah rumah sakit tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pindad menggunakan ambulans. Sayangnya, akibat luka parah yang dideritanya, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.13 WIB. Kini, pelaku telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kriminalnya.




Tinggalkan Balasan